Blue Lagoon : Apakah benar salah satu tempat snorkeling terbaik di Bali ?

“Cape-capein aja kita kesini,” ujar papa saya bergumam agar tidak merusak mood liburan kami.

27 Desember 2014 yang lalu, kami pergi ke Bali. Well, kami baru pergi ke Bali tahun 2013 lalu dan hampir menjalani semua tempat mainstream di Bali sehingga masih jelas teringat di kepala saya dan keluarga bagaimana seluruh tempat wisata di pulau dewata ini.

Karena saya, adik saya, dan sepupu saya ingin snorkeling, saya langsung browsing spot snorkeling mana yang indah ? Tempat terdekat yang saya temukan adalah Blue Lagoon, Padang Bay yang berada di Bali Timur. Perjalanan kesana sekitar 1,5 jam dari daerah Kuta dan Sanur.

Kami baru berangkat di sore hari (karena sebelumnya perjalanan ke Ubud) dan sampai pada jam setengah lima sore di Blue Lagoon. Sesungguhnya, ini merupakan jam yang salah untuk snorkeling karena air mulai pasang dan arus/ombak di Bali Timur cukup kuat apalagi di musim hujan seperti ini. Kami harus menuruni tangga yang anak tangganya cukup terjal hingga sampai di kafe yang berada sedikit diatas laut agar dapat melihat pemandangan. Disana, mereka menyediakan penyewaan alat-alat snorkeling Rp 50.000 per satu set alat.

Sejujurnya, ini baru pertama kali saya snorkeling. Saya justru pernahnya diving tanpa sertifikat. cetek-cetek gitu deh jadinya dan snorkeling sejujurnya susah… mungkin karena minus mata saya sehingga kacamatanya tidak cocok untuk saya pakai. Pada akhirnya, saya tidak menggunakan fins, kaca mata, dan snorkel dan saya malah menggunakan kaca mata berenang pribadi yang memang ada minusnya dan berenang liar seperti bolang. Sesungguhnya biota laut di spot blue lagoon masih cukup banyak dengan soft coral yang sedikit sih. Ikan warna-warninya cukup bervariasi (maaf, tidak tahu spesiesnya). Kagetnya juga ketemu gurita. Wow.

Sayangnya, ombaknya benar-benar menggila seakan mengusir kehadiran manusia. Sejujurnya pemandangan dibawah laut tidak sesuai ekspektasi saya dan kami mengalami banyak kesulitan karena ombak. Mungkin sayanya juga yang aneh pengennya kayak iklan RCTI zaman dulu. Itu mah udah diving. Akhirnya, kami hanya duduk-duduk saja di pantai menikmati pergantian warna langit karena tidak ada sunset secara ini adalah Bali Timur.

DSCN1528

Oh ya, yang jadi masalah lagi…. tidak ada toilet !!! Kalaupun ada milik warga yang sengaja mereka monopoli dengan harga Rp 15.000/orang. Sayang sekali, di tempat yang indah seperti Blue Lagoon masih ada scamming harga 😦 Kami pun terpaksa mandi dengan harga 15.000 daripada basah dan banyak pasir selama 1,5 jam.

Kesalahan yang kami lakukan adalah jika memang cuma mau snorkeling mulailah dari benar-benar pagi ke arah Tulamben, Bali Timur paling atas turun perlahan ke Amed baru ke arah Blue Lagoon (itu pun kalau mau, karena sepertinya kebanting jauh daripada Amed dan Tulamben dari cerita-cerita orang yang saya baca di internet)

Solusi yang paling simpel mungkin satu, belilah tiket menuju 72% bagian dari bumi ini yaitu ambil kursus dan sertifikasi diving. Seperti kalimat Jebraw dalam Jalan-Jalan Men : “Go Deep.”

Jika, kalian punya komentar kalau sebenarnya blue lagoon itu bagus tapi … mungkin harus naik kapal kecil (saya lupa istilahnya di sana) baru bisa dapat air yang tenang dan pemandangan yang lebih indah. Silahkan beritahu saja karena saya benar-benar awam.

See you 🙂

Advertisements

One thought on “Blue Lagoon : Apakah benar salah satu tempat snorkeling terbaik di Bali ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s